INTEGRASI SOSIAL ANTAR AGAMA DALAM SUBAK STUDI KASUS SUBAK PANCORAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG

Kamis, 5 Juli 2012 pukul 12:24 pm | Ditulis dalam Jurnal, Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains & Humaniora | 2 Komentar
Tag: , ,

ISSN 1979-7095 Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains & Humaniora
Volume 4, Nomor 1, April 2010

Penulis:

Wayan Sugiartha & Ketut Sedana Arta
Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial Undiksha

Abstrak:

Subak merupakan salah satu simpul budaya yang identik dengan agama Hindu, karena dilandasi ajaran Tri Hita Karana. Namun dalam kenyataannya dijumpai subak yang anggotanya berbeda agama dan berbeda etnis. Salah satu dari subak itu di antaranya subak Pancoran yang anggotanya beragama Islam dan Hindu. Terciptanya integrasi sosial tidak bisa dilepaskan adanya nilai-nilai yang bersifat fundamental seperti ajaran Tri Hita Karana, Karma Pala, Tat Twam Asi, maupun ajaran yang bersumber dari al-Qur’an. Wujud nyata integrasi sosial dapat diamati dari kegiatan gotong royong, peminjaman air, peminjaman alat pertanian, penerimaan anggota muslim sebagai pekaseh, serta penerimaan mushola sebagai lambang dari subak Pancoran. Keadaan ini bisa dipertahankan karena adanya manajemen konflik yaitu adanya jargon-jargon nyama Hindu dan nyama Islam, yang tidak kalah pentingnya adalah adanya intervensi dari pemerintah untuk menciptakan integrasi sosial, yang dimulai tahun 1992 ketika adanya himbauan dan pendirian mushola dalam rangka lomba subak. Motifnya adalah untuk memenangkan lomba subak antar provinsi, kemudian untuk mewujudkan toleransi beragama bagi petani muslim sehingga bisa melaksankan ritual keagamaan terkait dengan pertanian. Selain dalam bentuk himbauan, intervensi juga dapat dilihat dalam pemberian bantuan keuangan untuk pembangunan sarana dan prasarana subak.

Kata-kata kunci: integras sosial; subak; menejemen konflik

DOWNLOAD PDF

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. These are really fantastic ideas in on the topic of blogging.

    You have touched some good things here. Any way keep up wrinting.

  2. Leather polisher- Leather polisher or conditioner
    can be accessible in the market in the cream form.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: