ISOLASI, IDENTIFIKASI DAN UJI KEMAMPUAN DEGRADASI MIKROBA PENGURAI MINYAK BUMI DARI PERAIRAN PELABUHAN CELUKAN BAWANG,BULELENG

Kamis, 5 Juli 2012 pukul 12:16 pm | Ditulis dalam Jurnal, Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains & Humaniora | Tinggalkan komentar
Tag: , , ,

ISSN 1979-7095 Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains & Humaniora
Volume 4, Nomor 1, April 2010

Penulis:

Sanusi Mulyadiharja, Ni Putu Ristiati, & Gede Iwan Setiabudi
Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA Undiksha

Abstrak:

Sumber pencemaran yang paling tinggi disebabkan oleh tumpahan minyak bumi khususnya minyak solar yang terjadi di lingkungan akuatik. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi pencemaran tersebut dengan cara fisik, kimia, dan biologis. Penggunaan bakteri merupakan salah satu cara yang paling efisien dan ramah lingkungan untuk melakukan biodegradasi minyak tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) jenis-jenis bakteri yang mampu mendegradasi minyak solar di perairan pelabuhan Celukan Bawang, (2) pengaruh perbedaan temperatur sterilisasi terhadap jumlah koloni bakteri pendegradasi minyak solar, dan (3) pengaruh penambahan C/N dalam medium degradasi terhadap kemampuan bakteri dalam mendegradasi minyak solar. Penelitian ini tergolong penelitian eksploratif, dan eksperimental. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan dua cara (1) pengambilan data di lapangan, (2) analisis sampel di laboratorium.Berdasarkan hasil karakterisasi dari penelitian ini didapatkan lima isolat bakteri yaitu (1) Bacillus (isolat E dan G2), (2) Pseudomonas (isolat D dan G1), (3) Acetobacter (isolat H), (4) Halomonas (isolat F), dan (5) Neisseria (isolat A, B, dan C2). Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa keanekaragaman bakteri pendegradasi minyak solar di Pelabuhan Celukan Bawang tergolong sedang. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa Fhitung = 84,867 > Ftabel = 2,62 yang berarti ada perbedaan pengaruh temperatur sterilisasi secara signifikan terhadap jumlah koloni dan kadar asam n-oktanoat. Perbedaan ini terjadi karena temperatur tinggi dapat membunuh bakteri dengan cara mendenaturasi protein. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa nilai statistik hitung (21,129) > statistik tabel (11,07), maka Ho ditolak, artinya ada perbedaan pengaruh penambahan urea pada media isolasi terhadap kemampuan bakteri mendegradasi minyak solar. Dari hasil uji ini juga diketahui peringkat kelompok perlakuan yang menghasilkan kadar asam oktanoat paling tinggi, yaitu kadar 2 ppm karena kadar asam oktanoat yang dihasilkan rata-rata sebesar 13, 90 mg.

Kata-kata kunci: isolasi; bakteri; degradasi; minyak solar

DOWNLOAD PDF

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: